SHARING
Bagaimana membuat ASI melimpah
Sumber: Ibu-ibu DI
Tanya
Adikku
baru melahirkan mungkin karena caesar ASInya belum keluar juga, selain
daun katuk ada yang tahu bagaimana membuat Air ASI melimpah..? Terima
kasih ya [Yn]
Jawab
Pepaya muda, Durian, Daging kambing, Kacang bogor, kacang-kacangan [Id]
Sedikit sharing dari mantan ibu menyusui :
Minum
air putih banyak-banyal, Juice buah-buahan, Sayur bening : selain daun
katuk bisa coba daun bayam, daun kacang tanah pokoknya daun-daunan
hijau. Juice kacang hijau, kalau bisa jangan cuma air rebusannya saja.
Susu sapi atau soya, kacang tanah rebus dan lain-lain. Kesimpulan :
asupan cairan banyak-banyak, asupan gizi yang baik serta usahakan
setiap bayinya bobo mamanya ikutan bobo (alias istirahat yang cukup)
dan yang terakhir tetap bersemangat untuk menyusui, semakin sering
di-minum-kan semakin banyak ASI-nya berproduksi (ASI is based on
demand), dan jangan lupa payudaranya dipijat setiap mandi, biar
kelenjarnya tidak ada ada yang mampet. Semoga bermanfaat yaa dan semoga
sukses [Bb]
ASI awal (kolostrum) jumlahnya cuma sekitar 5-7mL sekali keluar. Karena memang kebutuhan baby-nya cuma segitu, bisa lihat di http://4sehat5sempu rna.blogspot. com.
Seiring dengan waktu, semakin sering dihisap oleh bayi, jumlahnya
semakin meningkat. Untuk memperbanyak, yang paling penting makan/minum
yang bergizi, percaya diri dan nyaman. Nanti jumlah ASI akan meningkat
sesuai kebutuhan bayi. Dulu, karena anakku d RS, sampai 10 hari selama
itu, aku nyaris tidak pernah menyusui langsung cuma dipompa saja. Tapi
jumlahnya banyak juga. Padahal makanku juga begitu-begitu saja, yang
penting tidak stress. Selamat untuk adiknya ya mbak [DH]
Pengalamanku
melahirkan anakku 8 bulan yang lalu pun dengan cara caesar. Malah waktu
itu aku tidak pakai pengasuh khusus buat bayiku. Cuma dibantu tukang
mandikan bayi saja untuk urusan bayi. Tapi memang kondisi tiap orang
beda-beda. Alhamdulillah sampai hari ini masih kasih ASI dan memompa
ASI 2x sehari dan berhasil kasih ASI exclusive selama 6 bulan pertama.
Yang sudah-sudah, aku turuti saran-saran warisan leluhur yang kira-kira
bisa buat masukan. Pakai cara kampung malah bagus sekali, kebetulan
waktu lahir anakku kecil sekali (cuma 2780 gr). Makanya aku niat sekali
mau kasih yang terbaik. Alhamdulillah dalam 3 minggu anakku sudah naik
1 kg hanya dengan ASI. Yang penting mbak:
* niat dan jangan stress. yakin saja, biar ASInya baru sedikit tapi terus usaha
* sesering mungkin ASI dikeluarkan, dikasih ke bayi langsung atau sesudahnya dipompa
* sering-sering di pijat (kalau lagi mau mandi atau sebelum mompa)
*
banyak minum air putih kalau habis pompa ASI, minum susu/susu kedelai
2x sehari. Juice jeruk, alpukat, tapi aku menghidanri air es.
*
makan kacang-kacangan & sayuran hijau yang direbus. Ada makanan
jawa, bongko (bahasa jawanya pelas yang dibuat dari kacang tolo dan
kelapa muda yang dibungkus seperti botok) kalau itu efeknya luar biasa,
di tiga bulan pertama, aku sering makan itu dan kalau bangun tidur baju
bisa sampai basah sama ASI
* makan pepaya muda/labu siam biasanya di
sayur asem. atau sayur bening. Aku jarang makan katuk, karena tidak
cuma daun katuk yang membuat ASI melimpah
* minum perasan daun
pepaya–kalau ini pahit sekali, katanya supaya bayinya tidak gumoh dan
tidak diare–dan ini terbukti sudah 8 bulan ini anakku Alhamdulillah
tidak pernah diare (jangan sampai ya) sampai sekarang aku masih minum
jamu daun pepaya ini (kebetulan di samping kantorku ada mbok-mbok yang
jualan jamu gendong)
* aku sering ngemil biji kedawung yang disangrai (juga beli di mbok jamu) biar anaknya tidak kembung
*
kalau ASInya sudah berhasil banyak, bisa ditingkatkan kualitasnya
dengan makan protein kaldu daging atau ikan, kaya ikan salmon, keju,
tahu tempe juga bagus lho mbak, itu yang sudah aku jalani, sampai
anakku usia 6 bulan aku bisa merah sebanyak 3x (subuh, siang hari di
kantor, dan malam @ sebanyak 280-320cc) untuk pompa aku pakai medela
mini electric-maaf lho bukan promosi-dan ini benar-benar membantu
sekali. Moga-moga membantu ya mbak [Sls]
Dear moms yang lagi
ASI ekslusive, menurut teori dari milis sebelah, plus konsul di klinik
laktasi, hampir bisa dibilang tidak ada jenis makan tertentu yang
membuat ASI melimpah. Yang penting PEDE, makan, minum dan istirahat
yang cukup. Waktu menyusui anakku (sekarang 3 tahun) tiap hari makan
katuk, tapi kena baby blues..walah itu ASI jadi sedikit sekali
keluarnya..Aku baru berhenti menyusui anak keduaku (15 bulan) 4 bulan
yang lalu. ASI sepenuhnya sampai 11 bulan. Karena sudah niat, lebih
siap dan rileks selama menyusui terutama ketika cuti, makannya banyak
sekali. Sehari bisa 4-5x makan besar, segala macam dimakan. Dan makan
daun katuk bisa dihitung pakai ½ jari tangan. Sayur favotit ketika anak
kedua, oseng-oseng daun papaya. Minum air putih agak aku paksakan, haus
tidak haus sekali minum harus 1 mug, minimal setiap jam sekali. Terus
ketika sudah mulai masuk kantor, konsumsi Moloco B12. Pil ini lebih
direkomendarikan sama DSA milis sebelah, dibanding pil LA yang notabene
jamu. Sehari minum 3x dalam seminggu terasa derasnya, sugesti juga kali
yaaa..aku beli langsung 1 dus, kalau deras sekali ya minum 2x saja,
kalau terasa sedikit ya minum 3x. Aku mulai peras untuk stock freezer
ketika anak kedua berusia 1 minggu, iseng saja awalnya tapi ternyata
bisa dapat 75ml wah langsung PEDE dan diakhir masa cuti itu 168cm-52kg
sekarang malah 50kg. 5 liter stock itu akhirnya habis sebelum anakku
berusia 6 bulan, karena di kantor aku agak santai ketika memerasnya,
kurang motivasi mungkin karena teringat stock banyak jadinya suka tidak
ngotot kalau bisa jangan sampai kosong stock di freezer karena kemarin
waktu anakku usia 5.5 bulan, aku sempat sakit demam yang tidak jelas
penyebabnya, jadi tidak nafsu makan dan ASI-pun seret, Nah kalau
saat-saat seperti ini ASI beku itu menolong sekali, maaf jika tidak
berkenan dan semoga berguna yaa..[IT]
Hallo, aku mau sharing
ya, kebetulan tanggal 22 april ini aku melahirkan dengan Caesar juga.
Pada hari-hari pertama melahirkan yang keluar memang belum ASI yang
sesungguhnya tapi hanya kolustrum. Kolustrum ini warnanya tidak seputih
susu dan jumlahnya tidak banyak (dari literatur yang aku baca hanya
beberapa sendok). Beberapa hari kemudian baru kolustrum berubah secara
pelan menjadi ASI yang sesungguhnya. Kalau hari pertama belum ada
kolustrum sebaiknya bayi tetap disusui, karena isapan bayi akan
merangsang otak untuk memproduksi ASI. Soalnya banyak yang berfikir
nanti saja menyusuinnya menunggu ASI keluar. Kalau menurutku justru
dengan terus menyusui (meski belum ada kolustrum) akan merangsang
pemebentukan ASI. Oh iya, jam 6 sore aku dioperasi dan jam 11 malam
bayi baru diantar (jadi ceritanya aku gagal early latch on atau ELO)
tapi alhamdulillah di hari ini ASI-ku lancar sekali dan bayiku juga
tidak malas minum ASI. [RR]
Hai, Mbak dan Moms semua, Apa
kabar..?? Aku baru balik kantor lagi setelah melahirkan anak keduaku.
Terima kasih atas semua perhatian dan smsnya. Alhamdulillah berkat
informasi dari moms semua, anak ke 2 ini aku berhasil kasih ASI
exclusive (paling tidak sampai hari ini..hiks..) sebelum cuti kemarin
aku buka-buka file DI dulu tentang ASI and sebelum melahirkan aku
sempatkan diri ke klinik laktasi di Carolus and hasilnya memang sejauh
ini baik sekali. Mungkin untuk adiknya mbak yang paling penting adalah
jangan stress dulu karena memang yang terpenting niat dan pikiran kita
mau kasih ASI exclusive terus berikutnya karena habis operasi mungkin
cari posisi yang enak sekali untuk menyusui memang ini tidak mudah
harus dengan bantuan orang lain insya Allah kalau sudah merasa nyaman
ASI juga bisa dihisap si bayi jadi produksi juga makin lama makin
banyak.
Selebihnya info-info dari moms yang lain sepertinya
sudah cukup ya. Aku tiap hari juga selalu makan sayur-sayur hijau
(buatku yang membuat ASI deras itu Katuk, Sawi, Daun Singkong)
Awal-awal dibantu minum lancar ASI. Pijat juga penting, juga
sering-sering putting susu diolesi minyak kelapa / minyak goreng juga
boleh biar dia lentur jadi tidak cepat lecet dan luka, tapi habis itu
dilap pakai air hangat sampai bersih ya.. Aku masuk kantor mulai hari
senin kemarin, awalnya sempat tidak pede, takut hasil pompa tidak
banyak padahal Aqila minumnya banyak sekali. Tapi alhamdulilah sejauh
ini aku bisa mompa sampai 4 botol yang 120 cc (mudah-mudahan bisa terus
soalnya ini baru 3 hari…hiks. .) memang masih defisit tapi paling
tidak masih ke-kejar dari stock aku di freezer..Doain ya moms,
mudah-mudahan aku bisa kasih ASI exclusive walaupun sambil kerja
begini. Kalau ada bisa sharing pengalaman tentang pemerasan - maksudnya
memeras ASI di kantor, silahkan saja ya…aku seneng sekali bisa jadi
pegangan aku untuk lebih PEDE (maklum kadang suka tidak PEDE juga)
selamat buat adiknya mbak [RQ]
Pertama kali melahirkan, kadang
memang ASI tidak langsung keluar, coba payudaranya diurut sedikit,
terutama daerah aerolanya, atau langsung saja suruh bayi menghisap.
Rangsangan ini akan membuat ASI terproduksi dengan lancar. Semakin
banyak dihisap, produksi ASI akan semakin banyak dan bisa distimulasi
juga dengan makan aneka sayur hijau (tidak cuma daun katuk saja),
kacang-kacangan (semua jenis), semua makanan yang bergizi. Hindari
sayur yang mengandung banyak gas seperti kubis, brokoli dan cabe karena
akan membuat bayi kembung. Selain itu faktor psikologis juga pengaruh,
ibunya jangan tegang atau takut. Nikmati saja saat-saat menyusui ini,
menyenangkan sekali apalagi saat si bayi mulai bisa menatap mata kita,
dan tangannya memainkan baju…wahhhh itu merupakan momen yang paling
indah dan jangan lupa istirahat yang cukup [An]
Benar mbak,
meski kita sudah makan seabrek-abrek plus vitamin dari dokter plus
dipijit kalau ibunya stress ASI pasti sudah keluar. Pengalamanku
begitu, sebelum melahirkan aku sudah baca-baca dan dapat banyak masukan
dari orang. Eh pas lahiran, ibuku plus ibu mertuaku menilai ASIku
kurang jadi mereka ngotot anakku harus dikasih susu kaleng (kebayang
tidak anakku umurnya baru seminggu). Alasan mereka karena anakku nangis
terus kalau lagi tidur. Padahal menurutku karena dia kepanasan dan
kalau sudah dilepas bedongnya dia tenang. Akhirnya aku jadi stress dan
senewen sendiri. Coba saja yang menyerang ibu kandung plus ibu mertua.
Memang dokterku sudah mengingatkan, orang pertama yang menggagalkan ASI
ekslusif biasanya adalah neneknya. Argumen mereka, pengalaman siapa
sih? masa cucuku dikasih ASI es tidak basi apa.. bla..bla.. Waduh maaf
jadi curhat. INTINYA: jangan stress makan buah dan makanan yang sehat
tidak berlemak dan pedas. Semoga sukses ya mbak. Kalau masih sedikit
keluarnya. Ada baiknya mbak ke klinik Laktasi di RS Pondok Indah atau
Carolus. Semoga Sukses ya [Erz]
2007-05-27 21:27:03